Tuesday, 30 April 2013

KREATIFITAS


  KREATIFITAS


§  Kata kreatif berasal dari bahasa inggris “create” yg berarti menciptakan, creation artinya ciptaan. Kemudian kata tersebut diadopsi kedalam bahasa Indonesia yaitu kreatif.yg memiliki kemampuan untuk menciptakan atau menghasilkan sesuatu yg baru. Sedangkan proses kreatif disebut kreatifitas.
§  1.      Kreativitas sebagai Proses
§  -          Kreativitas adalah suatu proses yang menghasilkan sesuatu yang baru,    apakah suatu gagasan atau suatu objek dalam suatu bentuk atau susunan yang baru (Hurlock 1978)
§  -          Proses kreatif sebagai “ munculnya dalam tindakan suatu produk baru yang tumbuh dari keunikan individu di satu pihak, dan dari kejadian, orang-orang, dan keadaan hidupnya dilain pihak” (Rogers, 1982)
§  Penekanan pada : 
§  - aspek baru dari produk kreatif yang dihasilkan
§  -  aspek interaksi antara individu dan lingkungannya  
§  -          Kreativitas adalah suatu proses upaya manusia untuk membangun dirinya dalam berbagai aspek kehidupannya. Tujuan pembangunan diri itu ialah untuk menikmati kualitas kehidupan yang semakin baik (Alvian, 1983)
§  -          Kreativitas adalah suatu proses yang tercermin dalam kelancaran, kelenturan (fleksibilitas) dan originalitas dalam berfikir (Utami Munandar, 1977).
§  -          Guilford (1986) menekankan perbedaan berfikir divergen (disebut juga berfikir  kreatif) dan berfikir konvergen. Berfikir Divergen :  bentuk pemikiran terbuka, yang menjajagi macam-macam kemungkinan jawaban terhadap suatu persoalan/ masalah. Berfikir Konvergen:  sebaliknya berfokus pada tercapainya satu jawaban yang paling tepat terhadap suatu persoalan atau masalah. Dalam pendidikan formal pada umumnya menekankan berfikir konvergen dan kurang memikirkan berfikir divergen.
§  Torrance (1979) menekankan adanya ketekunan, keuletan, kerja keras, jadi jangan tergantung timbulnya inspirasi.
    Kreativitas :Menciptakan ide baru baik orisinil maupun dublikasi yang tujuannya meningkatkan kwalitas  dan dapat di Aplikasikan secara Nyata (Mateus2013).
§  2.      Kreativitas sebagai Produk.§
  -          Kretaivitas sebagai kemampuan untuk menghasilkan sesuatu yang baru (1965).
§  -          Kecuali unsur baru, juga terkandung peran faktor lingkungan dan waktu (masa). Produk baru dapat disebut karya kreatif jika mendapatkan pengakuan (penghargaan) oleh masyarakat pada waktu tertentu (Stein, 1963). Namun menurut ahli lain pertama-tama bukan suatu karya kreatif bermakna bagi umum, tetapi terutama bagi si pencipta sendiri.
§  -          Kreativitas atau daya kreasi itu dalam masyarakat yang progresif dihargai sedemikian tingginya dan dianggap begitu penting sehinnga untuk memupuk dan mengembangkannya dibentuk laboratorium atau bengkel-bengkel  khusus tang tersedia tempat, waktu dan fasilitas yang diperlukan (Selo Sumardjan 1983).
§  Beliau mengingatkan pentingnya bagian Desain dan Penelitian dan Pengembangan sebagai bagian yang vital dari suatu industri.
§  3.      Kreativitas ditinjau dari segi Pribadi.
§  Kreatifitas merupakan ungkapan unik dari seluruh pribadi sebagai hasil interaksi individu, perasaan, sikap dan perilakunya.
§  -          Kreatifitas mulai dengan kemampuan individu untuk menciptakan sesuatu yang baru. Biasanya seorang individu yang kreatif memiliki sifat yang mandiri. Ia tidak merasa terikat pada nilai-nilai dan norma-norma umum yang berlaku dalam bidang keahliannya. Ia memiliki system nilai dan system apresiasi hidup sendiri yang mungkin tidak sama yang dianut oleh masyarakat ramai.
§  Dengan perkataan lain:
§  “Kreativitas merupakan sifat pribadi seorang individu (dan bukan merupakan sifat  social yang dihayati oleh masyarakat) yang tercermin dari kemampuannya untuk menciptakan sesuatu yang baru (Selo Soemardjan 1983)
.§  Ciri-ciri Kepribadian Kreatif menurut Csikszentmihalyi
§  Csikszentmihalyi mengemukakan 10 pasang cirri-ciri kepribadian kreatif yang seakan-akan paradoksal tetapi saling terpadu secara dialektis.
§  a.       Pribadi kreatif mempunyai kekuatan energi fisik yang memungkinkan mereka dapat bekerja berjam-jam dengan konsentrasi penuh, tetapi mereka juga biasa tenang dan rileks, tergantung situasinya.
§  b.      Pribadi kretaif cerdas dan cerdik tetapi pada saat yang sama mereka juga aktif. Mereka nampak memilliki kebijaksanaan (wisdom) tetapi kelihatan seperti anak-anak (child like). Insight mendalam nampak bersamaan dalam ketidakmatangan emosional dan mental. Mampu berfikir konvergen sekaligus divergen.
§  c.       Ciri paradoksal ketiga berkaitan dengan kombinasi sikap bermain dan disiplin.
§  d.      Pribadi kreatif dapat berselang-seling antara imajinasi dan fantasi, namun tetap bertumpu pada realitas.
§  Keduanya diperlukan untuk dapat melepaskan diri dari kekinian tanpa kehilangan sentuhan masa lalu.
§  e.       Pribadi kreatif menunjukkan kecenderungan baik introversi maupun ekstroversi.
§  f.       Orang kreatif dapat bersikap rendah diri dan bangga akan karyanya pada saat yang sama
§  g.      Pribadi kreatif  menunjukkan kecenderungan androgini psikoogis, yaitu mereka dapat melepaskan diri dari stereotip gender (maskulin-feminin)
§  h.      Orang kreatif cenderung mandiri bahkan suka menentang (passionate) bila menyangkut karya mereka, tetapi juga sangat obyektif dalam penilaian  karya mereka.
§  i.        Sikap keterbukaan dan sensitivitas orang kreatif sering menderita, jika mendapat banyak kritik dan serangan, tetapi pada saat yang sama ia merasa gembira yang luar biasa.
      
     Create 
     Mateus










Saturday, 6 April 2013

Tuesday, 12 March 2013

MEMBUKA MENTAL BLOCK



 
Ada pepatah yang mengatakan bahwa apabila seseorang menghendaki perubahan kecil maka ubahlah perilakunya, namun bila menghendaki perubahan besar ubahlah mental kita atau pikiran kita. Mental yang meyakini bahwa dirinya tidak mampu atau tidak berbakat untuk bisnis itulah yang saya maksud dengan mental block (bisnis). Tentunya masih banyak jenis mental block lainnya, namun dalam hal ini adalah mental block bisnis.
Mental block ini terjadi karena salah program dari background dan masyarakat kita sendiri yang lebih memilih menjadi bangsa karyawan. Selama mental block ini belum bisa diubah, sulit sekali mengubah seseorang dari mental karyawan menjadi mental entrepreneur. Meski pun kita telah mendapatkan materi entrepreneurship melalui kuliah, seminar dan pelatihan, kalau pembelajaran itu tidak menyentuh sampai ke batin atau alam bawah sadar, maka sulit akan terjadi perubahan.
Terlebih, kalau pembelajarannya hanya sampai ke soal pengertian, definisi, jenis-jenis, hingga teknik produksi dan pemasarannya. Semua itu belum cukup untuk mengubahmental block seseorang. Sebab, semua itu baru masuk ke ranah kognitif atau pikiran sadar yang pengaruhnya, paling banyak, hanya 12 %.
Locus mental block itu berada di alam bawah sadar, di batin seseorang yang sudah puluhan tahun mengendap di sana. Sudah menjadi bagian dari software dari pikiran kita. Manakala software itu belum di-upgrade maka tampilannya masih tetap. Artinya, sepanjang mental block-nya, yakni mental karyawan, belum di-upgrade maka tampilannya (perilakunya) adalah perilaku karyawan.
Perlu saya ingatkan sekali lagi bahwa mental block itu membatasi. Ibarat Anda sudah terlanjur sangat familiar dan nyaman dengan proram Microsoft Word mau pindah ke program linux misalnya. Sepanjang belum ada kebutuhan yang sangat mendesak, dan anggapan lebih bernilai/berharga dan praktis, sepanjang itu pula mental block bekerja untuk mempertahankan diri (resistant).
Sangat kompleks mekanisme kerja terjadinya mental block dalam pikiran bawah sadar agar tetap bertahan atau bahkan dapat berubah mental block tersebut. Kompleksitas itu terkait  erat dengan pengalaman pribadi seseorang (subjective experience). Seseorang yang hidupnya sudah sering teredukasi dengan dunia bisnis melalui keluarga, sekolah dan lingkungannya bahwa bisnis  adalah dunia yang sangat menyenangkan, akan sangat memungkinkan berubah untuk menjadi seorang entrepreneur; sebaliknya apabila ia sering teredukasi dengan dunia karyawan maka semakin kuat pertahanannya.
NLP dan hypnosis berikut alat-alatnya (tekniknya) adalah dalam rangka mengedukasi ulang berdasarkan pengalaman pribadi seseorang (klien). Artinya, teknik-teknik yang akan digunakan harus ekologis, sesuai dengan nilai-nilai dasar klien dan sekaligus tidak bertentangan dengan norma, etika, dan nilai-nilai masyarakat setempat. Sebagai contoh, Anda tidak bisa mempengaruhi atau mengubah pikiran seseorang  untuk mau menjadi entrepreneur apabila apa yang Anda tanamkan –dengan teknik NLP dan hypnosis—bertentangan dengan keyakinan agamanya. Sebaliknya, apabila yang ditanamkan itu cocok, maka kemungkinan besar dapat diterima alias ia mau berubah.
Mengubah mental block pada dasarnya adalah mempengaruhi pola pikir (mindset) melalui sejumlah cara. Mental block pada dasarnya adalah hasil pemikiran berupa keyakinan sementara atau common sense, maka sepanjang pikiran seseorang belum diubah atau direkayasa maka sepanjang itu pula mental block tidak berubah.
CARA MEMBUKA MENTAL BLOCK
Ada sejumlah  cara atau tepatnya media untuk mengubah mental block seseorang.
Membaca
Membaca merupakan media yang cukup ampuh untuk mempengaruhi pikiran seseorang. Pada saat Anda membaca sesungguhnya sedang memasukan sebuah stimulus yang berpotensi mengubah mindset lama yang bersemayam di pikiran Anda. Ketika Anda membaca sebuah buku misalnya, sesungguhnya sedang terjadi dialog antara stimulus dengan mindset lama, yang ujungnya bisa mempertahankan mindset lama (resistant) atau justru perubahan, tergantung pada kesiapan atau keterbukaan mindset Anda.
Namun perlu dicatat bahwa banyak orang berubah sikap dan mindset-nya karena membaca. Sebuah novel karya Andrea Hirata yang berjudul ”Laskar Pelangi” telah membuktikan mampu mengubah mindset atau mental block pembacanya, dari semula yang malas belajar menjadi suka belajar, dari yang tadinya bermental karyawan menjadi mental entrepreneur. Demikian pula buku-buku entrepreneurship karya Robert T. Kiyosaki, telah banyak menginspirasi dan bahkan mengubah mindset pembacanya untuk mencintai dunia entrepreneurship. Bacalah buku-buku entrepreneurship inspirasional, maka cepat atau pun lambat, pikiran Anda akan berubah.
Motivasi
Mengikuti seminar, training dan membaca buku-buku motivasi, cepat atau lambat berdampak terhadap eksistensi mindset Anda. Kemampuan seorang motivator dengan segala tekniknya akan mengguncang pikiran emosional dan spiritual Anda untuk kemudian berubah mindset. Lepas apakah perubahan itu  bersifat sementara yakni sehabis mengikuti seminar saja, yang jelas perubahan motivasi merupakan awal dari perubahanmindset. Namun perlu dicatat bahwa banyak orang yang berhasil mengubah mindset atau membongkar mental block-nya karena seminar, training atau membaca buku-buku motivasi.
Imajinasi
Kaum rasionalis, kurang setuju dengan imajinasi dapat mengubah mindset atau mental block. Imajinasi, katanya, hanyalah sebuah khayalan. Betul. Namun perlu dicatat bahwa dengan sebuah imajinasi seseorang menjadi termotivasi untuk bertindak mencapai imajinasinya. Dan motivasi merupakan salah satu daya dongkrak untuk meretas kebekuanmental block.
Reframing
Setiap orang memiliki dunianya sendiri yang diciptakan oleh pengalaman subjektifnya. Berdasarkan pengalaman subjektif itulah seseorang membentuk mindset-nya yang kemudian menjadi mental block: menjadi penghambat masuknya hal-hal baru. Prinsipnya, hanya dunianya yang mengasyikkan, dunia lain membosankan, atau dunianya yang paling ”benar”, dunia yang lain (bidang lain) salah.
Reframing adalah cara mengubah sudut pandang. Apabila saat ini Anda masih beranggapan bahwa dunia karyawan adalah dunia dianggap paling cocok untuk mencari nafkah, coba ubahlah cara pandang Anda dunia entrepreneurship juga mengasyikkan. Apabila sampai saat ini masih berpikir bahwa bisnis itu identik dengan resiko yang memusingkan cobalah berpikir bahwa risiko adalah tempat menempa diri; bila Anda masih berpikir pendapatan seorang entrepreneur adalah tidak tetap, cobalah berpikir sebaliknya: justru tidak tetap itu yang sangat menjanjikan, bayangkan Anda setiap hari terima uang sementara bila karyawan hanya sebulan sekali terima uang.
Semakin sering Anda mengadakan reframing, yang tidak lain adalah melihat sisi positifnya dari setiap fenomena, maka akan ada kecenderungan berubah mindset-nya. Mengapa? Sebab intensitas dan frekuensi reframming menentukan perubahan mindset.
Mengenal Objek dari Dekat
“Tak kenal tak sayang”, begitu kata pepatah. Mengenal lebih dekat dapat merubah pikiran seseorang. Keyakinan atau persepsi yang masih setengah-tengah, begitu mendekat ke objeknya dengan cara langsung dapat melihat, merasakan dan mendengar dari dekat persepsi kemudian berubah. Boleh jadi, Anda yang semula kurang tertarik dengan dunia bisnis setelah melihat dari dekat, bertemu dengan orang yang sudah sukses berbisnis, dan ikut merasakan keberhasilannya, mindset Anda bisa berubah.
Hipnosis
Hipnosis dapat diartikan sebagai keadaan fokus mental yang sangat kuat sehingga tingkat sugestibelitas sangat tinggi tanpa menganalisa (tanpa pemikiran kritis) terhadap sebuah objek. Jadi bila Anda tertarik sekali dengan sebuah lukisan, adegan sinetron sehingga Anda hanyut ke sana, berarti Anda terhipnosis. Ketertarikan Anda pada iklan tertentu, pada keberhasilan seseorang entrepreneur sehingga Anda mengidolakannya, sesungguhnya dapat mengubah mindset Anda. Apa pun tindakan idola Anda, bila sudah terhipnosis karenanya, Anda cenderung menirunya.
Pengalaman yang Menyakitkan
Seseorang yang mengalami sebuah peristiwa yang menyakitkan baik sakit fisik akut maupun sakit hati karena pasangan hidup atau orang lain dapat mengubah jalan pikirannya. Ketika seseorang berubah ke kondisi yang lebih baik dari pada sebelum peristiwa tersebut, orang menyebutnya sebagai “berkah”.
Seseorang punya pengalaman menyakitkan sebagai berikut.  Ia bekerja di sebuah Bank Swasta papan atas di Indonesia. Karirnya cemerlang, dengan bekerja keras, disiplin dan tekun akhirnya mendapatkan posisi  segai pimpinan cabang. Prestasinya gemilang, mampu mengubah 55 cabang pembantu dari predikat  “terjelek” menjadi “terbaik”, mampu meningkatkan pertumbuhan pemegang kartu kredit terbesar di Indonesia dan masih ada beberapa prestasi gemilang lainnya.
Suatu saat ayahnya jatuh sakit dan harus mendapatkan perawatan di Singapura. Biayanya besar tentunya. Namun gaji sebagai kepala cabang tidak cukup. Pengobatan di bantu oleh adik dan kakaknya. Dari pengalaman yang menyakitkan inilah ia berubah pikiran, keluar dari jabatan kepala cabang, dan memutuskan menjadi seorang trainer, motivator dan entrepreneur. Meskipun sebelumnya ditawari gaji yang lebih tinggi yakni 12 kali lipat gaji semula, ia tetap putuskan menjadi seorang trainer.
Ia kini jauh lebih sukses, telah bicara lebih dari 183.000 orang dalam waktu 38 bulan, seminar di berbagai tempat dengan sewa helikopter, tinggal di perumahan mewah lengkap dengan kolam renang dan taman. Ia juga memiliki berbagai perusahan properti yang sukses. Ia adalah Tung Desem Waringin.
Berubah mindset-nya karena berawal dari pengalaman yang menyakitkan.
Meski demikian, saya tidak menganjurkan bahwa untuk bisa berubah mindset-nya harus memiliki pengalaman yang menyakitkan. Pengalaman menyakitkan –bila Anda memilikinya– hanya sebuah momentum  untuk perubahan.

Monday, 31 December 2012

RESOLUSI 2013



RESOLUSI 2013


Apa yang anda ketahui tentang Resolusi mungkin hal ini sangat akrab di telinga kita,
Yang berkaitan dengan Camera,Salah satunnya Piksel
Piksel adalah dimensi gambar terkecil dalam bentuk digital. Resolusi merupakan salah satu faktor penentu kualitas gambar digital. Sebab resolusi berbanding lurus dengan kualitas gambar. Semakin tinggi resolusi, semakin bagus kualitas gambar. Sebaliknya, semakin rendah resolusi, semakin rendah kualitas gambar.

Tapi Bagaimana kaitannya Resolusi dengan Masa Depan Anda ?.Resolusi adalah: putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yg ditetapkan untuk masa depan kita .
Ada 4 Pilar yang menentukan Sukses Anda di Tahun 2013 ini:
1.Vision
2.Action
3.Passion
4.Colaboration

1.Vision


Pengertian Visi secara sederhana menurut Burt Nanus sebagai gambaran masa depan suatu individu, kelompok, maupun organisasi yang realistis, kredibel, dan atraktif. 

Visi bagi organisasi mempunyai makna sebagai berikut:


  1. Memberi nilai tambah bagi kehidupan organisasi baik secara individu, kelompok maupun keseluruhan organisasi;
  2. Membangun komitmen diantara angkatan kerja organisasi untuk bergerak maju menuju masa depan yang lebih baik;
  3. Mengatasi ketakutan akan kegagalan usaha yang mengarah pada kemajuan dan perbaikan masa depan;
  4. Menantang setiap kemapanan dan status quo yang merugikan kelangsungan hidup organisasi.

Hal yang Mendasar Visi adalah Mimpi besar yang akan diwujudkan melalui perencanaan yang baik.

2. Action
Berikut adalah Langkah Nyata Sebuah Action:

*.Beberapa di antaranya adalah jika ingin hasil berbuatlah segera dan mulailah bertindak sekarang. Sebuah pandangan mengenai hasil yang sangat terkait dengan usaha. Tanpa usaha jangan harap hasil akan datang dengan sendirinya.

 *.ACTION is power. Tindakan adalah kekuatan kita. ACTION yang membuat mimpi-mimpi kita kian mendekati kenyataan. Dalam bisnis bahkan disebutnya ”Action is the great Power for your business”.
Apakah sebenarnya yang anda inginkan? Anda ingin rumah? Mobil? Penghasilan yang berkecukupan? Atau apapun yang anda inginkan saat ini semuanya sedang menunggu anda di luar sana. Rumah-rumah sudah terbangun, mobil sudah dipajang di showroom, dan apapun yang anda mau sudah ada. Mereka semua sedang menunggu anda.
Sekarang tinggal pada diri anda. Tinggal ACTION anda. Saya yakin anda tak akan rela membiarkan semua yang telah menunggu anda sekian lama itu terbengkalai di luar sana. Sampai kemudian anda dituduh menyia-nyiakannya dan mungkin akhirnya semua itu jadi karatan.
Jemput impian anda dengan ACTION!
Ucapkan kata stop dreaming start ACTION saat ini juga. Dan rasakan bagaimana adrenalin dalam tubuh anda bekerja. Mengalir deras menganak sungai ke sekujur tubuh anda. Dan lihat…! Bagaimana tiba-tiba tubuh anda yang semula lesu menjadi bergairah. Kedua tangan anda yang tadi lunglai tak bertenaga sekarang mulai terangkat dan ACTION.
Ya, anda sudah mulai ACTION saat ini. Teruskan ACTION!

Begitu anda ACTION bukan berarti anda dijamin berhasil, namun satu-satunya cara untuk gagal adalah NO ACTION. Tanpa ACTION dijamin sudah pasti anda tak akan pernah berhasil mencapai apa yang anda inginkan.

Di kalangan pekerja film, kata ACTION dikenal sebagai penanda saat pengambilan gambar dimulai. Saat itulah, saat sang sutradara mengucap ACTION, adegan demi adegan dibangun sampai akhirnya menjadi satu film yang utuh dan enak ditonton.

Action = Bertindak untuk memulai

3.Passion
Kehidupan bukan hanya menawarkan jalan mulus kesuksesan, kehidupan juga tak lepas dari jalan terjal dan mendaki dalam mencapai tujuannya. Setiap kita tentu saja berharap hanya jalan mulus dan mudah yang mengiringi kita menuju harapan dan keinginan dalam kehidupan. Namun sayang, hidup tak selamanya indah. Ada saja sejumlah masalah yang terkadang muncul dan menjadi bagian tak terpisahkan dari langkah-langkah yang harus kita ambil dalam menjalani episode panjang kehidupan.
Tak ada yang selamanya enak, pun saat yang sama, tak ada yang selamanya sengsara. Ada saja dalam fase kehidupan kita sesuatu yang enak dirasakan, dan terkadang ada saatnya pula hidup terasa sulit bila kita terbentur sebuah masalah, sekecil apapun masalahnya.
Dalam menjalani hidup, tentu saja kita tak boleh mudah menyerah, apalagi gampang bertekuk lutut dan kalah. Hidup harus dijalani penuh ketegaran sekaligus keberanian. Seluruh resiko tak boleh ditinggal pergi dan dianggap angin lalu. Masalah yang ada, sebesar apapun itu, harus dianggap menjadi sebuah ujian dalam rangka meningkatkan kualtas dan kekuatan diri dalam meretas harapan.
Salah satu penunjang kesuksesan dalam kehidupan seseorang adalah passion.Passion sendiri banyak diartikan sebagai kombinasi antara kenikmatan, makna dan perasaan atau dalam bahasa inggris, combination of Pleasure, Meaning and Emotion.  Dalam kenyataannya, ternyata banyak dari kita salah kaprah mengartikanpassion hanya berupa kenikmatan saja. Tapi melupakan sisi makna dan emotion. Padahal dalam kenyataannya, sesuatu yang kita lakukan itu tidak ada artinya apabila tidak bermakna dan tidak ada perasaan dalam melakukannya. Pleasure dalam hal ini adalah kenikmatan bagi panca indera, seperti mata, lidah dan lainnya. Meaningberhubungan dengan kepercayaan atau believe seseorang, yang jika dikaji lebih dalam lagi adalah kepercayaan terhadap Tuhan. Emotion dalam hal ini adalah perasaaan kita dalam menjalaninya.
Banyak orang ternyata tidak tahu passion-nya apa dalam hidup ini. Mereka mudah stress dan terkepung kebosanan serta tenggelam dalam rutinitas aktivitas sehari-hari. Sejumlah pihak ngotot berkata bahwa : “saya sudah mengerjakan yang terbaik dan memaksimalkan potensi yang dimiliki’. Benarkah, apa yang ia sampaikan? Dan ketika disinggung masalah passion malah berkata “ah apa itu passion, tidak perlu”.
Kebutuhan passion berkaitan dengan pengaruh tingkat meaning dan emotional. Dan lebih dasar lagi, ini mempengaruhi kualitas hidup, di mana banyak dari manusia yang menjalani hidup ini tanpa arti dan apa adanya. Dari sekian banyak istilah passion ini, ternyata ada yang salah kaprah tentang pengertian passion. Passion tidak berupa kenikmatan saja, tetapi juga kombinasi dengan makna dan perasaan.
Bila kita telah menemukan passion kita, siapkanlah target dan segera evaluasi apa yang kita lakukan, selanjutnya bersiaplah untuk berubah dengan menjalani kehidupan dengan penuh gairah dan kapasitas terbaik yang dimiliki. Jalani setiap perubahan yang ada dengan passion yang dimiliki.
Dengan passion yang kita miliki, kita akan dengan mudah menjalani serangkaian aktivitas apapun dan dengan mudah meraih kesuksesan di bidang yang kita geluti. Banyak orang mengatakan, “jika ingin berhasil dalam hidup, kita perlu untuk menjalani hidup sesuai passion kita, agar kita bisa sepenuhnya menikmati apa yang kita kerjakan”.
Beberapa kriteria untuk dapat mengetahui apakah kesukaan kita adalah sebuahpassion apabila kita : (1). Selalu semangat mengerjakannya meskipun sulit, (2). Selalu mencari jalan keluar pemecahannya, (3). Dalam proses pencapaiannya keuntungan materi (uang) bukan menjadi tujuan utama tapi sekunder kecuali passionnya adalah mencari uang.
Temukan passion dalam diri kita dengan memulai melihat didalam diri sendiri apa yang menjadi kesukaan yang akan anda wujudkan menjadi Passion. Passion bisa jadi merupakan sebuah PROSES pencapaian. Passion tidak mengenal kata lelah maupun menyerah. Anda bisa juga berbagi passion yang anda miliki misalnya menciptakan sebuah teknologi canggih dengan orang lain karena dengan berbagi Anda akan mendapatkan dukungan dari lingkungan disekitar anda Mari kita ciptakan prestasi terbaik dengan passion yang luar biasa.
4.Collaboration
Jika dalam bahasa Collaboration adalah sebagai berikut:
Collaboration diagram yaitu diagram yang elemen-elemen dalam suatu sistem bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuannya dan bahasa modelling harus memiliki suatu cara untuk mempresentasikannya.

Nah dalam mencapai Visi anda kita tidak bisa sukses sendiri ,di era saat ini kita harus Sukses Bersama.Maka sangat penting dalam Membangun komunitas.
Serpi Pepatah Katakan : Jika Anda ingin Sukses bergaulah dengan Orang Sukses. Atau Orang yang lebih memilki kemampuan Anda.

Akhir Kata Penulisa Mengucapkan Selamat Tahun Baru 2013 dan buatlah Resolusi 2013 Super Mantap & Sukses Untuk Anda

Create:
Mateus.Radiman

Saturday, 1 December 2012

Karakter Kesuksesan


Karakter Kesuksesan





Berikut sepuluh karakter yang mengangkat mereka menuai kesuksesan yang mudah ditiru.

1. Mempunyai kedisiplinan diri yang kuat

Kunci utama kesuksesan seorang entrepreneur itu harus disiplin yang dimulai dari diri sendiri. Dengan membiasakan diri untuk disiplin, maka secara tidak langsung bisnis yang Anda jalankan bisa berjalan sesuai dengan target yang telah ditentukan dan mendapatkan kepercayaan dari para konsumen.

2. Selalu kreatif dan inovatif

Seorang entrepreneur sukses selalu memiliki ide-ide segar untuk menciptakan inovasi dan kreasi baru bagi perkembangan bisnisnya. Tingginya tingkat kreativitas yang Anda miliki menjadi salah satu modal utama bagi bisnis Anda, sehingga tidak kalah bersaing dengan bisnis lainnya yang ada di pasaran.

3. Harus mampu memotivasi diri sendiri

Sebagai seorang pengusaha, Anda berperan sebagai bos bagi diri sendiri maupun bagi usaha yang sedang dijalankan. Jika diibaratkan sebuah kapal, maka Andalah yang memegang kendali kapal tersebut. Jadi sebisa mungkin jaga terus motivsi diri Anda, tetap semangat dan jalankan usaha tersebut sebaik-baiknya.

4. Seorang entrepreneur mempunyai jiwa pemimpin

Karakter pemimpin wajib dimiliki seorang pengusaha untuk mengarahkan bisnisnya menuju puncak kesuksesan. Terkadang sebagai seorang pengusaha, Anda dituntut untuk bisa mengambil keputusan dengan bijak tanpa harus merugikan pihak manapun. Karenanya, jadilah pemimpin yang baik bagi diri sendiri, karyawan, dan bagi perkembangan bisnis Anda.

5. Harus bisa memanfaatkan waktu sebagai peluang

Istilah “Waktu adalah uang” merupakan gambaran yang tepat bagi para pelaku usaha. Sebab setiap waktu yang terlewati dimanfaatkan untuk menciptakan peluang-peluang baru dalam rangka mengembangkan usahanya. Jadi tidak ada salahnya bila Anda mencoba mengatur waktu sebaik-baiknya untuk mencapai target-target yang telah Anda impikan.
6. Tidak takut mengambil resiko alias berani

Terkadang seorang pengusaha memandang sebuah resiko sebagai peluang. Naluri inilah yang mendorong para pelaku usaha menjadi seorang “petarung” yang berani mengambil resiko untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Sebab, pada dasarnya dalam setiap masalah selalu ada celah yang bisa dimanfaatkan sebagai peluang usaha.

7.  Selalu termotivasi untuk menciptakan prestasi

Seorang pengusaha sukses selalu memiliki visi dan misi yang jelas dan berusaha menjadikannya sebagai sebuah prestasi yang harus segera diwujudkan. Dengan pemikiran tersebut, maka Anda akan selalu termotivasi untuk menciptakan prestasi-prestasi baru guna mencapai puncak sukses yang telah diimpikan.

8. Harus berkarakter mandiri

Sebagai seorang entrepreneur, Anda memiliki tanggungjawab penuh atas kemajuan bisnis yang dijalankan. Apa pun yang terjadi pada bisnis tersebut semua tergantung pada diri Anda. Karena itulah dibutuhkan karakter mandiri agar segala hal yang terjadi pada bisnis Anda bisa diselesaikan dengan baik.

9. Tidak berhenti untuk belajar dan selalu menambah wawasan

Bagi calon pengusaha sukses, proses pembelajaran tidaklah berhenti di bangku pendidikan formal saja. Setiap jam adalah belajar, baik belajar dari buku, belajar dari ahlinya langsung, maupun belajar dari pengalaman yang di dapatkannya di kehidupan nyata. Semakin sering Anda belajar, maka semakin luas pula wawasan yang bisa Anda jadikan sebagai modal usaha.

10. Seorang entrepreneur  sukses pantang menyerah

Kegagalan mungkin sudah menjadi bagian dari perjalanan para pengusaha sukses di Indonesia. Namun kegagalan yang mereka alami tidak lantas membuatnya putus harapan dan berhenti menjalankan usahanya. Jiwa pantang menyerah telah tertanam di dalam diri mereka, sehingga selalu ada cara baru untuk bangkit dari kegagalan yang mereka alami. Karakter inilah yang wajib Anda miliki agar kesuksesan yang Anda impikan bisa terwujud sesuai target yang telah ditentukan.

Semoga karakter-karakter itu bisa dijadikan inspirasi dan motivasi bagi Anda agar bisa menjadi seorang entrepreneur yang sukses

Sunday, 14 October 2012

THE POWER OF KEPEPET



THE POWER OF KEPEPET

Seandainya sekarang anda tidak memiliki uang tabungan, penghasilan pun kurang dari 1 juta sebulan. Apakah anda bisa mendapatkan uang 10 juta – jam 9 esok hari?” Saat saya menanyakan pertanyaan ini kepada peserta seminar, hampir semua menjawab, Tidak Bisa.

Kenapa?? Karena mereka mengukur kemampuannya berdasarkan kondisi normal mereka. Dengan penghasilan 1 juta perbulan, jika savingnya 200 ribu perbulan, maka butuh 50 bulan untuk mendapatkan 5 juta.

Bagaimana jika pertanyaan saya ubah? Seandainya, malam hari ini, orang yang paling Anda sayangi, mendadak sakit keras. Dokter mendiagnosa ada sebuah tumor ganas yang harus dioperasi esok pagi. Jika tidak, maka (maaf) nyawanya akan melayang. Sedangkan operasi hanya bisa dilaksanakan jika anda menyerahkan uang tunai sejumlah 5 juta rupiah sebelum jam 9 esok hari. Bagaimana? Apakah anda masih akan mengatakan tidak bisa? Mayoritas akan menjawab, “Harus bisa”. Kenapa? Karena KEPEPET, jika tidak, nyawa orang yang kita cintai tersebut akan melayang.

Jadi sebenarnya jika dalam kondisi yang terdesak dan tidak diberikan pilihan untuk “tidak bisa”, manusia akan mencari jalan untuk berfikir “Bagaimana Harus Bisa”. Tetapi kenapa sukses, kaya, membahagiakan orang tua atau keluarga, seolah bukan suatu kebutuhan yang mendesak?

Sesungguhnya manusia telah diciptakan dengan potensi luar biasa, diluar apa yang kita pikirkan. Hanya saja potensi tersebut seringkali hanya akan keluar pada kondisi terdesak, seperti seorang nenek bisa melompat dari gedung setinggi 5 meter, saat kebakaran.

Coba amati biografi orang-orang sukses, banyak dari mereka yang ‘kepepet’ sebelumnya. Seperti per atau pegas, saat kita tekan, maka akan menimbulkan gaya yang lebih besar. Trus, apa yang harus kita lakukan? Cara Pertama untuk mengeluarkan ‘potensi kepepet’ kita, adalah dengan cara menvisualisasikan (membayangkan) seolah-olah kita dalam kondisi kepepet, maka kita akan mengfungsikan organ tubuh dan hormon-hormon kita, bekerja secara maksimal. Misalnya, bayangkan jika hari ini anda di PHK, apa yang akan anda lakukan?

Cara kedua, menciptakan kondisi kepepet secara Nyata. Misalnya dengan berhutang untuk modal usaha, secara otomatis akan membuat kita termotivasi untuk mengembalikan hutang. Atau, bisa juga kita terima orderan langsung, meskipun usaha belum mulai. Ada juga yang memberanikan diri membayar DP (uang muka) sewa ruko/ kios, setelah itu terpaksa berfikir bagaimana melunasinya. mulai usaha?!.

Cara mana yang akan anda pilih, yang penting MELANGKAH, jangan kebanyakan mikir atau sekedar membaca artikel . Karena kehidupan anda tidak akan berubah hanya dengan mendengar, tapi dengan ACTION.
Seperti kata Rudy Hartono, apa yang membuatnya menjadi juara? Jawabnya: “Every Point is a Game Point.”
Hal yang perlu di perhatikan :
Batas Waktu =  dibuat untuk Mulai
Bekerja         =  Keputusan
Perencanaan Paling Baik = Saat kita Melakukannya

Create :
Mateus.Radiman
14 Oct 2012

Pages